Wednesday, July 3, 2013

Tertanda, -Kita

Apa yang sebenarnya aku, bukan kita. Yang sebenarnya kamu, pun akan berubah. Bila menjadi kita.
Tuhan menginzinkan kita menyebut nama cinta.
Dengan penuh kekuatan.
Ketika kita belajar bersama mengeja satu-satu cinta.
Percaya bahwa jiwa, mampu menggantikan segalanya.
Bahwa kita tak perlu bicara, saat semuanya akan satu.

Segelumit logikaku menolak kita.
Yang tidak menjadikannya kata.
Semua berteriak, menarik kita kembali.
Waktunya untuk belajar. Mengenali.
Tidak ada yang tau arti, sebelum pergi.
Karena Tuhan punya rencana. Seperti yang kau pinta, semoga Tuhan mempertemukan kita kembali.