Thursday, April 26, 2012

kini dan lain


Lain malam, lain suasana. 
Malam ini, sama dengan keadaan cuaca dimalam lainnya. Tempatku dan sekitarnya diselimuti hawa dingin, cuaca gelap, dan rintik hujan. 
Malam lain, aku masih disibukan dengan beberapa harapan, sama seperti malam ini. 
Lalu lalang mobil. Klakson motor. Perpacu dengan kecepan hujan. Makin malam, langitpun tak jelas arahnya. Lagi-lagi, tak berselimut bintang.  
Masih manaruh harapan yang sama, malam ini dan malam lain.  
Satu per satu wanita dan pria, berlalu lalang meninggalkan tempat duduk yang dingin dan sedikit kotor. Tiap pagi, selalu banyak orang yang duduk disini. Menaruh harapan yang sama.   
Sedari sore menjelang malam, mereka masih berlalu-lalang ibarat semut mendapati manisnya. Tapi malam, berlalu dengan kelabu. 
Kemelut dingin, hujan, dan debu. 
Bersama tempat sang harapan berpadu..