Saturday, April 21, 2012

Dedikasi untuk Wanita Inspirasi


Banyak yang bilang kalau hari ini adalah hari perempuan Indonesia, tepatnya tanggal 21 April yang umum dikenal sebagai peringatan Hari Kartini, salah satu pahlawan wanita Indonesia. Lewat kerja kerasnya, ia mampu menginspirasi jutaan wanita Indonesia dulu dan sekarang. Perjuangannya tak lekas hilang dimakan waktu.

Sebuah bahasan klasik tentang peran wanita di dunia. Sebagai bagian dari mereka, aku tentu senang mengetahui ada banyak inspirator wanita diluar sana, bahkan diantara kehidupanku. Tak perlu menjadi trending topic di twitter, atau punya banyak friends di FB. Apalagi untuk menampilkan wajah di depan layar kaca. Menginspirasi tidak datang dari sebuah kepopuleran, tapi cukup menjadi inspirator mulia untuk orang disekitar kita.

Bicara inspirasi, tak banyak orang punya keinginan demikian. Seiring waktu yang medewasakan, aku yang terinspirasi dari wanita-wanita hebat juga berkeinginan yang sama. Hanya lewat caraku, pikiranku, dan kemampuanku. 

Aku mengenal banyak wanita inspirasi. Tak usah jauh-jauh, mereka bahkan adalah orang-orang terdekatku yang secara tak langsung mampu menggugah semangatku berkarya. Pertama dan yang utama, kusampaikan sanjungan untuk wanita hebat yang mampu membersarkan keempat putrinya. Ia bahkan tak hanya mampu membesarkan ke empat wanita lainnya, tapi caranya yang sederhana dan istimewa membuat wanita ini begitu berharga dimataku, putri keduanya. Kami tak pernah menghabiskan waktu untuk jalan bersama, bercanda lewat perbincangan, atau sekedar menyiapkan makan bersama. Yang aku tau, cinta dan niatnya yang begitu berharga, yang bahkan orang lain tak mungkin akan tau keemasannya.

Wanita lain yang menginspirasi adalah salah seorangg mantan ketua asrama putri SMAN 3  Kayuagung, yang juga pernah menjabat sebagai bendahara OSIS periode 2005/2006. Ia adalah Rafiqo Riza Permata, wanita lembut nan ramah yang saya kenal ketika duduk dibangku SMA. Pertemuan pertama kami bukan di sekolah ini, melainkan dalam salah satu ajang perlombaan ketika aku masih duduk di bangku SMP. Ketika itu, aku hanya melihat ia yang sedang berlaga sebagai seorang pembawa acara. Ketika diperkenankan bergabung menjadi keluarga besar SMAN 3 Kayuagung, seutuhnya aku baru mengenalnya. 

Ia adalah salah satu wanita pintar dan begitu murah senyum. Selain aktif di organisasi, ia juga adalah siswi berprestasi utusan dari SMAN 3 Kayuagung. Disisi lain, ia juga adalah senior ku di club marching band. Caranya mengayomi seluruh penghuni asrama putri bahkan tak dapat disaingi oleh penerus-penerusnya. Ia tak pernah marah, tapi kami segan padanya. Diam-diam aku ingin menjadi seperti dirinya, yang banyak dikenal oleh guru dan siswa. Banyak mengukir prestasi untuk nama sekolah dan kabupaten, bahkan provinsi. 

Saat mengikuti lomba pidato dalam Masa Orientasi Siswa (MOS) sekolah, salah seorang guru mengatakan jika aku kelak menjadi penerus Rafiqo. Walaupun awalnya aku tidak tau siapa sebenarnya Fiqo, sekarang aku senang disejajarkan dengannya. Banyak kegiatan dan lomba yang pernah ia ikuti, juga aku teruskan. Kini, sudah lama tak pernah lagi bersua dengannya.Dan aku sandangkan ia sebagai wanita penginspirasi dalam hidupku. 

Dalam keyakinanku, lewat niat yang mulia, siapapun bisa menginspirasi, bahkan untuk putra-putri, saudara, dan sahabat kita. Semoga caraku, apapun tentangku, mengambil bagian untuk motivasi Anda :)

Selamat Hari Kartini, wahai Wanita Inspirasi.