Friday, January 11, 2013

Doa 2013.


Awal tahun ini menjadi awal yang baik. Itu doa saya.
Menjadi baik karena tiap waktu selalu dipenuhi dengan doa-doa yang terus saya geluturkan pada Yang Maha Pencipta. Semuanya mengawali segala hal yang akan saya kerjakan di tahun ini. Jika tahun sebelumnya saya berpasrah pada waktu yang membawa, kali ini giliran saya menjadi penentu untuk diri saya sandiri.

Setelah melewati masa perkuliahan, doa pertama sepanjang awal tahun kemarin berakhir sementara di tanggal 3 Januari. Tepat ketika saya melewati sidang Tugas Karya Akhir. Hari itu, saya dan beberapa teman lain resmi dinyatakan lulus dari salah satu perguruan tinggi yang memang diimpikan sejak dulu. Perayaan -walaupun bukan perayaan- kecil-kecilan kami adakan dengan berkumpul bersama geng. Lagi-lagi saya berdoa, adakah kami masih tetap bisa bercanda selepas ini nanti? Mungkin terpisah atau semua sudah tak sama? Yang jelas saya berdoa semoga semua baik-baik saja. Semoga kami tetap bisa meluangkan waktu untuk saling bertukar kabar, menikmati secangkir es the manis di satu meja. Saling bercerita tentang hidup kami nanti. Atau yang lebih berharga, kami tak perlu jadwal khusus untuk merencanakan semua karena masa depan kami tak berjauhan. Berdoa saja dulu.

Setelah susah payah melengkapi semua berkas kelulusan ini, saya malah tertegun sendiri dan berdoa. Semoga saat ini adalah waktu yang tepat untuk kelulusan. Setelah itu saya lanjut berdoa. Perkerjaan terbaik semoga segera saya dapatkan di tempat dan waktu terbaik.
Semua doa ini menemani saya mengawali 2013 dengan segala kejutan-kejutan barunya.
Hidup esok bahkan kita tak pernah tau dimana.

Satu lagi, setelah bungkam bertahun-tahun, saya baru bisa bilang kalau dari semua doa ini, terselip doa untuk perasaan saya yang mulai mencari tuannya. Di-amin-kan saja dulu.

2013, Here we go!