Alhamdulillah yaahh :’’D
Malam ini takbir benar-benar berkumandang, setelah malam kemarin pemerintah menyatakan bahwa hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1432 H jatuh pada tanggal 31 Agustus 2011. Genap 30 hari sudah semua muslm di seluruh Indonesia menunaikan ibadah puasa di Bulan Suci Ramadhan. Kali ini giliran kita meraih kemenangan di hari yang fitri.
HIngga usai sholat magrib, tanggal 29 Ramadhan 1432 H, pemerintah melalui menteri agama belum selesai menggelar sidang hisbat untuk menentukan tanggal 1 Syawal tahun ini. Beberapa masjid pun ragu untuk melanjutkkan shalat tarawih karena belum ada keputusan yang mengatakan bahwa ramadhan telah berakhir atau belum. Beberapa mobil patrol polisi yang akan bertugas mengamankan “takbiran” juga masih menunggu dibeberapa titik. Mobil-mobil sudah siap mengangkut masa.
Langit malam itu terang oleh banyaknya kembang api yang bertaburan. Udaranya sejuk, dingin tapi pekat karena asapnya. Jalanan yang biasanya ramai ba’da magrib, kini menjadi hening. Belum ada yang mengumandangkan takbir malam itu. Termasuk seisi rumah saya yang anteng duduk di depan televisi menunggu hasil sidang. Biasanya mama sudah sibuk di dapur. Papa dan kami juga terlibat dalam arak-arakan takbiran seperti yang sering kami lakukan pada tahun-tahun sebelumnya.
Sekitar satu jam kemudian…
Pemerintah pun resmi menetapkan 1 Syawal 1432 H, pada hari Rabu.
Semua kesibukan di depan televisi kini berakhir. Orang-orang mengurungkan niatnya untuk bertakbiran malam ini. Acara masak-memasak juga dihentikan. Rumah saya hening. Semuanya malah pergi tidur untuk beristirahat dengan segera, mengingat tadi siang, tenaga sudah diperas habis-habisan untuk persiapan lebaran yang dijadwalkan dikalender besok.
Sampai sore tadi, saya masih berpikir, mungkin malam ini tidak seramai tahun-tahun sebelumnya. Orang-orang sudah kudung mengekspresikan kesenangannya kemarin malam lewat beberapa kembang api yang terbang bebas ke udara. Tapi nyatanya tidak.
Usai sholat Isya tadi, mobil dan motor mulai ramai menghiasi jalanan kota Kayuagung. Petasan dan kembang api tetap menari-nari dibawah langit hitam malam ini. Suara takbir mulai berkumandang di tiap-tiap masjid. Suasana lebaran mulai terasa. Satu per satu sms, bbm dan email mampir ke handphone. Orang-orang sudah mengucapkan selamat lebaran.
Barisan panjang mobil dan motor mengitari kota Kayuagung mala mini. Ramai, sama seperti malam di tahun sebelumnya.
Tak terasa, tahun ini telah melalui bulan ramadhan. Esok sudah memasuki bulan syawal. Atas izin Allah SWT, semoga tahun depan saya, keluarga dan segenap umat muslim bisa kembali menjalankan puasa di bulan yang paling mulia.