Selamat Pagi Khatulistiwa,
| Tugu Khatulistiwa, Pontianak |
Terima kasih, awal tahun ini, menikmati perjalanan yang tidak
pernah direncanakan. Pagi berasa siang, di khatulistiwa. Waktu masih menunjukan
pagi. Sayang, tak ada seorangpun menikmati udara pagi disini, sekedar berjalan
kaki.
Semuanya memilih bersembunyi dibalik selimut. Siapa juga yang
mau panas-panasan. Ini Pontianak.
Begini kehidupan di pulau seberang bernama Borneo. Sepanjang
jalan ini semuanya sepi. Padahal ini hari minggu. Yah, Pontianak kotanya sepi,
gumamku.
Keberadaan penduduk pribumi dan etnis Tionghoa berbanding sama
di Kota ini. Maka kesehariannya tentu berbeda dengan kota lain. Spanduk dan
banner yang terpasang pun kebanyakan memuat bahasa mandarin. Dan inilah,
Hongkong kecil di Indonesia saat perayaan Cap Go Meh.
| Barongsai pada Perayaan Cap Go Meh Jl. Gajah Mada, Pontianak. |
| Singkawang, Kalimantan Barat. |
Jalan utama sepi. Toko-toko tertutup rapat. Seperti kota
ditinggalkan. Sebagian besar pemilik toko itu sedang beribadah. Maka jangan
harapkan apapun di minggu pagi. Kami pun pernah kesulitan membeli air galon
dihari minggu. Semua toko yang kami tau tutup. Jadi, siapkan persediaan makanan
Anda sebelum hari minggu atau libur panjang untuk etnis Tionghoa.
Tapi siapa menyangka jika jelang sore, pemilik-pemilik warung makan sigap menggelar kursi-kursi plastik dipelataran tokonya di sepanjang jalan, utamanya jalan Gajah Mada. Jadilah kota ini baru disebut kota ketika malam tiba. Berbondong-bondong orang mendatangi cafe walau hanya untuk minum segelas kopi dan duduk berjam-jam hilang tengah malam. Tak ayal, hanya duduk santai dimalam hari jadi hiburan bagi orang-orang Borneo, termasuk kami si pendatang. "Ngopi lok" atau "Ngopi dulu". Inilah kebiasaan masyarakat, nongkrong sambil ngopi dari cafe ke cafe.
Tapi siapa menyangka jika jelang sore, pemilik-pemilik warung makan sigap menggelar kursi-kursi plastik dipelataran tokonya di sepanjang jalan, utamanya jalan Gajah Mada. Jadilah kota ini baru disebut kota ketika malam tiba. Berbondong-bondong orang mendatangi cafe walau hanya untuk minum segelas kopi dan duduk berjam-jam hilang tengah malam. Tak ayal, hanya duduk santai dimalam hari jadi hiburan bagi orang-orang Borneo, termasuk kami si pendatang. "Ngopi lok" atau "Ngopi dulu". Inilah kebiasaan masyarakat, nongkrong sambil ngopi dari cafe ke cafe.
Borneo juga dikenal dari Sungai Kapuas, sungai terpanjang di
Indonesia yang membelah pulau Kalimantan. Naik sampit seharga 10rb per orang,
sudah bisa membawa kita menjelajahi sepotong kapuas di Pontianak. Jelang malam,
dibawah lampu-lampu jembatan menuju Siantan.
Perhentian lain ada di garis khatulistiwa. Indonesia dan
sepotong cerita di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.